Merajut Semangat Kebangkitan Nasional melalui Pembentangan Bendera Merah Putih di Pulau Kei

Dalam rangka memperingati hari kebangkitan nasional (Harkitnas) 20 Mei 2026, Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pattimura (FKIP Unpatti) menggelar Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Kepulauan Kei, Kabupaten Maluku Tenggara. Kegiatan ini ditandai dengan pembentangan bendera merah putih sepanjang 250 meter di destinasi wisata pasir timbul yang menjadi simbol semangat persatuan, nasionalisme dan kebangkitan generasi muda di wilayah kepulauan. Aksi pengibaran bendera merah putih di tengah laut Kei tersebut bukan sekadar momen seremonial, namun menjadi wujud nyata komitmen akademik dalam membangun kesadaran sejarah, memperkuat identitas kebangsaan serta menumbuhkan cinta tanah air di kalangan masyarakat pesisir dan generasi muda Maluku. Melalui pendekatan edukatif dan partisipatif, mahasiswa dan dosen diajak untuk memaknai hari kebangkitan nasional bukan hanya sebagai peringatan historis tetapi juga sebagai momentum membangun karakter bangsa berbasis nilai persatuan, gotong royong dan kesadaran sejarah kolektif.

Kegiatan ini sekaligus menjadi ungkapan syukur atas capaian akreditasi unggul yang berhasil diraih program studi pendidikan sejarah. Capaian tersebut menegaskan komitmen prodi dalam mencetak lulusan berkualitas, memiliki penguasaan ilmu pendidikan sejarah, kompetensi pedagogis serta kemampuan berpikir kritis dan transformatif dalam menjawab tantangan pendidikan di era modern. Lulusan prodi pendidikan sejarah juga dipersiapkan untuk mampu mengajar secara efektif di tingkat SMP dan SMA dengan pendekatan pembelajaran yang kontekstual, inovatif dan relevan terhadap karakteristik masyarakat laut-pulau di Maluku.

Selain itu, PKM ini menjadi bagian dari implementasi pembelajaran lapangan melalui program “The Journey to Kei Island” di negeri Ohoinol dengan melibatkan mahasiswa angkatan 2022, 2023, dan 2025. Melalui program tersebut, mahasiswa didorong untuk memahami sejarah, budaya dan realitas sosial masyarakat kepulauan secara langsung sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik dan pengabdian social. Dari kepulauan Kei, semangat kebangkitan nasional kembali digelorakan, bahwa pendidikan dan sejarah memiliki peran strategis dalam membangun identitas, persatuan dan masa depan bangsa indonesia.