Pada tanggal 25 Mei 2026 Program Studi Pendidikan Sejarah kembali menyelenggarakan Ujian Sarjana Kedua Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 sebagai bagian dari proses akademik dalam penyelesaian studi mahasiswa. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Sidang dengan suasana yang tertib, kondusif, dan sesuai dengan ketentuan akademik yang berlaku. Ujian sarjana merupakan tahapan akhir yang harus ditempuh oleh setiap mahasiswa untuk menguji kemampuan ilmiah, penguasaan materi penelitian, serta kesiapan akademik sebelum dinyatakan layak memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd.).

Pelaksanaan ujian berlangsung sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Program Studi Pendidikan Sejarah. Setiap peserta memperoleh kesempatan untuk mempresentasikan hasil penelitian skripsinya di hadapan tim penguji yang terdiri atas dosen pembimbing dan dosen penguji. Dalam sesi presentasi, mahasiswa memaparkan latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan penelitian, metodologi yang digunakan, hasil penelitian, serta kesimpulan dan rekomendasi yang dihasilkan. Setelah pemaparan selesai, tim penguji memberikan berbagai pertanyaan, tanggapan, dan masukan yang bertujuan mengukur kedalaman pemahaman mahasiswa terhadap penelitian yang telah dilakukan sekaligus memberikan penyempurnaan terhadap karya ilmiah yang disusun.

Suasana ujian berlangsung secara akademis dan interaktif. Setiap mahasiswa menunjukkan kemampuan dalam mempertahankan argumentasi ilmiah berdasarkan data dan temuan penelitian yang diperoleh selama proses penyusunan skripsi. Tim penguji juga memberikan evaluasi secara objektif dengan memperhatikan aspek substansi penelitian, metodologi, kemampuan analisis, penyajian hasil penelitian, serta kemampuan mahasiswa dalam menjawab pertanyaan secara logis dan sistematis. Proses ini menjadi bagian penting dalam menjaga mutu lulusan Program Studi Pendidikan Sejarah agar memiliki kompetensi akademik yang baik. Pada pelaksanaan ujian sarjana kedua ini, sebanyak enam mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian ujian dengan penuh tanggung jawab dan kesiapan. Berdasarkan hasil penilaian tim penguji, keenam mahasiswa tersebut dinyatakan lulus karena telah memenuhi seluruh persyaratan akademik yang ditetapkan. Kelulusan tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran yang telah ditempuh selama masa studi, didukung oleh bimbingan dosen serta usaha yang konsisten dalam menyelesaikan penelitian dan penyusunan skripsi. Keberhasilan pelaksanaan ujian sarjana kedua Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 mencerminkan komitmen Program Studi Pendidikan Sejarah dalam menyelenggarakan proses evaluasi akademik yang berkualitas, objektif, dan akuntabel. Selain menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik mahasiswa di jenjang sarjana, ujian ini juga menjadi awal bagi para lulusan untuk mengembangkan kompetensi di dunia kerja, melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi, maupun berkontribusi dalam pengembangan pendidikan dan ilmu sejarah di masyarakat.
