Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada tanggal 19 Mei 2026 bertempat di SMA Negeri 5 Maluku Tenggara, dengan sasaran utama para guru di lingkungan sekolah tersebut. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan mendesak akan peningkatan kompetensi digital guru dalam merancang media dan bahan ajar yang inovatif, kreatif, serta relevan dengan tuntutan pembelajaran abad ke-21. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), guru dituntut untuk mampu beradaptasi dan memanfaatkan berbagai platform digital guna mendukung proses belajar mengajar yang lebih menarik, efisien, dan interaktif. Berangkat dari kondisi tersebut, tim pengabdi menginisiasi kegiatan pelatihan dengan fokus pada pengenalan dan pemanfaatan dua aplikasi berbasis AI, yaitu Gamma dan Tome, sebagai alat bantu dalam merancang presentasi pembelajaran, modul ajar interaktif, hingga bahan ajar visual yang lebih menarik dibandingkan metode konvensional. Kedua aplikasi ini dipilih karena kemudahan penggunaannya serta kemampuannya dalam menghasilkan desain visual yang profesional secara cepat, hanya dengan memasukkan poin-poin materi atau perintah (prompt) sederhana.

Pelaksanaan kegiatan diawali dengan sesi pembukaan yang dihadiri oleh pihak sekolah, dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tim pengabdi mengenai konsep dasar pembelajaran inovatif, urgensi integrasi teknologi AI dalam dunia pendidikan, serta pengenalan fitur-fitur utama aplikasi Gamma dan Tome. Para guru diperkenalkan pada cara membuat akun, menavigasi antarmuka aplikasi, memilih template, hingga mengembangkan konten presentasi maupun modul ajar secara otomatis menggunakan kecerdasan buatan. Setelah sesi pemaparan materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi praktik langsung (hands-on practice), di mana para guru diberikan kesempatan untuk mencoba secara mandiri membuat rancangan pembelajaran menggunakan kedua aplikasi tersebut. Pada sesi ini, tim pengabdi mendampingi para peserta secara intensif, memberikan bimbingan teknis, serta membuka ruang diskusi dan tanya jawab untuk mengatasi kendala yang dihadapi peserta selama proses praktik berlangsung. Antusiasme guru terlihat sangat tinggi, ditunjukkan dengan aktifnya mereka bereksperimen membuat berbagai desain slide pembelajaran, mulai dari materi ajar sederhana hingga rancangan modul yang lebih kompleks dan kreatif.

Melalui kegiatan ini, terlihat adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi AI untuk mendukung proses perancangan pembelajaran. Guru-guru yang sebelumnya terbiasa menggunakan metode manual dalam menyusun materi ajar kini mulai memahami bagaimana aplikasi Gamma dan Tome dapat mempercepat proses kerja sekaligus meningkatkan kualitas visual dan kreativitas bahan ajar yang dihasilkan. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong terbentuknya pola pikir terbuka (open mindset) di kalangan guru terhadap pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian integral dari inovasi pembelajaran di era digital.

Sebagai bentuk evaluasi, tim pengabdi turut mengumpulkan umpan balik (feedback) dari para peserta terkait manfaat dan tantangan yang dirasakan selama mengikuti pelatihan. Hasil evaluasi menunjukkan respons positif, di mana mayoritas guru menyatakan bahwa pelatihan ini sangat bermanfaat dan berencana untuk mengaplikasikan Gamma dan Tome dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari di kelas masing-masing. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kompetensi digital guru di SMA Negeri 5 Maluku Tenggara, sekaligus menjadi langkah awal dalam mendorong terciptanya ekosistem pembelajaran yang lebih inovatif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi pendidikan masa kini.

