Mata Kuliah Pendidikan Kepulauan dan Mitigasi Bencana
Program Studi Pendidikan Sejarah – 6 November 2025
Kegiatan Praktikum dan Field Trip mata kuliah Pendidikan Kepulauan dan Mitigasi Bencana dilaksanakan pada tanggal 6 November 2025 oleh mahasiswa Program Studi Pendidikan Sejarah, FKIP Universitas Pattimura. Kegiatan ini diawali di Ruang Kuliah 1 sebagai sesi pembekalan teoritis, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan lapangan (field trip) untuk memperkuat pemahaman kontekstual mahasiswa.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan ini bertujuan untuk:
- Memberikan pemahaman konseptual tentang karakteristik wilayah kepulauan dan tantangan kebencanaannya.
- Mengidentifikasi potensi risiko bencana di wilayah pesisir dan kepulauan Maluku.
- Melatih mahasiswa dalam melakukan observasi lapangan dan analisis mitigasi bencana berbasis kearifan lokal.
- Mengintegrasikan perspektif sejarah, sosial, dan budaya dalam kajian kebencanaan.
Rangkaian Kegiatan
1. Sesi Praktikum (Ruang Kuliah 1)
Pada sesi awal, dosen pengampu memberikan penguatan materi mengenai:
- Konsep pendidikan kepulauan dalam konteks Maluku sebagai daerah maritim.
- Jenis-jenis bencana yang rawan terjadi di wilayah kepulauan (gempa bumi, tsunami, abrasi, dan cuaca ekstrem).
- Strategi mitigasi bencana berbasis masyarakat dan sejarah lokal.
Mahasiswa juga melakukan analisis studi kasus kebencanaan di Maluku serta diskusi kelompok terkait peran pendidikan sejarah dalam membangun kesadaran mitigasi bencana.
2. Field Trip (Kegiatan Lapangan)
Kegiatan dilanjutkan dengan observasi lapangan di wilayah pesisir untuk mengidentifikasi:
- Kondisi geografis dan potensi kerawanan bencana.
- Pola permukiman masyarakat pesisir.
- Bentuk kearifan lokal dalam menghadapi ancaman bencana.
Mahasiswa melakukan pencatatan data, dokumentasi, serta diskusi reflektif mengenai keterkaitan antara sejarah lingkungan, budaya maritim, dan strategi mitigasi bencana.
Hasil dan Manfaat
Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis, tetapi juga pengalaman empiris dalam menganalisis kondisi nyata wilayah kepulauan. Kegiatan ini memperkuat kompetensi mahasiswa dalam:
- Berpikir kritis terhadap isu kebencanaan.
- Mengintegrasikan pendekatan sejarah dalam kajian mitigasi bencana.
- Mengembangkan kesadaran sebagai calon pendidik yang responsif terhadap kondisi geografis Maluku.
Kegiatan praktikum dan field trip ini menjadi bagian penting dalam membentuk mahasiswa Pendidikan Sejarah yang memiliki perspektif kepulauan, adaptif terhadap risiko bencana, serta mampu mengembangkan pendidikan berbasis konteks lokal.


