Surakarta, 5 Februari 2026
Kegiatan Perkumpulan Prodi Pendidikan Sejarah Se-Indonesia (P3SI) dilaksanakan pada tanggal 5 Februari 2026 di Surakarta. Kegiatan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat sinergi antar Program Studi Pendidikan Sejarah di seluruh Indonesia dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Acara ini dihadiri oleh para ketua program studi, dosen, serta perwakilan perguruan tinggi dari berbagai wilayah di Indonesia. Rangkaian kegiatan terdiri atas tiga agenda utama, yaitu:
Pelantikan Pengurus Pusat P3SI
Kegiatan diawali dengan pelantikan Pengurus Pusat P3SI periode terbaru. Prosesi pelantikan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Dalam sambutannya, pengurus yang baru dilantik menyampaikan komitmen untuk memperkuat kolaborasi nasional, meningkatkan kualitas kurikulum Pendidikan Sejarah, serta mendorong inovasi pembelajaran berbasis riset dan teknologi.
Rapat Kerja Nasional
Agenda selanjutnya adalah rapat kerja yang membahas program strategis organisasi, meliputi:
- Penyelarasan kurikulum Pendidikan Sejarah berbasis Outcome-Based Education (OBE).
- Penguatan penelitian kolaboratif antarperguruan tinggi.
- Peningkatan kualitas publikasi ilmiah dan seminar nasional/internasional.
- Pengembangan kerja sama dalam bidang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).
- Perumusan agenda kegiatan tahunan P3SI.
Rapat kerja berlangsung secara partisipatif dan menghasilkan sejumlah rekomendasi yang akan menjadi pedoman pelaksanaan program kerja selama satu periode kepengurusan.
Penandatanganan Kerja Sama Antar Perguruan Tinggi
Sebagai bentuk konkret penguatan jejaring nasional, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara program studi Pendidikan Sejarah dari berbagai kampus di Indonesia. Kerja sama tersebut mencakup:
- Pertukaran dosen dan mahasiswa,
- Kolaborasi penelitian dan publikasi ilmiah,
- Penyelenggaraan seminar dan konferensi bersama,
- Pengembangan bahan ajar dan buku ajar bersama,
- Penguatan praktik baik (best practices) dalam pengelolaan program studi.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekosistem akademik Pendidikan Sejarah yang lebih kolaboratif, adaptif, dan berdaya saing nasional maupun global.


